Computer Based Information System (CBIS)

Pengertian CBIS
Computer Based Information System (CBIS) atau yang dalam Bahasa Indonesia disebut juga Sistem Informasi Berbasis Komputer merupakan sistem pengolah data menjadi sebuah informasi yang berkualitas dan dipergunakan untuk suatu alat bantu pengambilan keputusan. Istilah-istilah yang terkait dengan CBIS adalah data, informasi, sistem, sistem informasi dan basis komputer.
Data
Data merupakan deskripsi dari sesuatu dan kejadian yang kita hadapi.Jadi pada intinya, data merupakan kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian dan merupakan kesatuan nyata yang nantinya akan digunakan sebagai bahan dasar suatu informasi.

Informasi
Informasi merupakan hasil dari pengolahan data menjadi bentuk yang lebih berguna bagi yang menerimanya yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian nyata dan dapat digunakan sebagai alat bantu untuk pengambilan suatu keputusan.

Sistem
Sistem merupakan entitas, baik abstrak maupun nyata, dimana terdiri dari beberapa komponen yang saling terkait satu sama lain. Objek yang tidak memiliki kaitan dengan unsur-unsur dari sebuah sistem bukanlah komponen dari sistem tersebut.

Sistem Informasi
Sistem Informasi merupakan sistem pembangkit informasi. Dengan integrasi yang dimiliki antar subsistemnya,sistem informasi akan mampu menyediakan informasi yang berkualitas, tepat, cepat dan akurat sesuai dengan manajemen yang membutuhkannya.

Berbasis Komputer
Sistem Informasi “berbasis komputer” mengandung arti bahwa komputer memainkan peranan penting dalam sebuah sistem informasi. Secara teori, penerapan sebuah Sistem Informasi memang tidak harus menggunakan komputer dalam kegiatannya. Tetapi pada prakteknya tidak mungkin sistem informasi yang sangat kompleks itu dapat berjalan dengan baik jika tanpa adanya komputer. Sistem Informasi yang akurat dan efektif, dalam kenyataannya selalu berhubungan dengan istilah “computer-based” atau pengolahan informasi yang berbasis pada komputer.
Manfaat utama dari perkembangan sistem informasi bagi sistem pengendalian manajemen adalah :
·       penghematan waktu (time saving)
·       penghematan biaya (cost saving)
·       peningkatan efektivitas (effectiveness)
·       pengembangan teknologi (technology development)
·       pengembangan personel akuntansi (accounting staff development)
Sub sistem dari CBIS adalah :
1.    Sistem Informasi Akuntansi
2.    Sistem Informasi Manajemen
3.    Sistem Pendukung Keputusan
4.    Automasi Kantor (Virtual Office)
5.    Sistem Pakar

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (SIA)
SIA adalah sistem informasi yang melaksanakan aplikasi akuntansi perusahaan, yaitu sebagai pengolah data perusahaan, Perusahaan tidak dapat memilih untuk menggunakan SIA atau tidak, sistem ini merupakan keharusan. Semua perusahaan pada dasarnya melaksanakan prosedur-prosedur yang sama. SIA lebih berorientasi pada data dibanding pada informasi, walaupun ada beberapa informasi yang dihasilkan. SIA menyediakan database bagi sisten informasi lain.
SIA adalah satu-satunya sistem informasi yang bertanggung jawab memenuhi kebutuhan informasi di luar perusahaan, meyediakan informasi untuk seluruh lingkungan kecuali pesaing.
Tugas utama sistem informasi ini adalah:
·         Pengumpulan data
·         Manipulasi data
·         Penyimpanan data
·        Menyediakan dokumen
Pengumpulan Data
Setiap tindakan yang dilakukan oleh perusahaan yang melibatkan elemen lingkungan maka kegiatan tersebut disebut dengan transaksi, tindakan tersebut dijelaskan dengan sebuah catatan data, pencatatan ini dikenal dengan istilah pengolahan transaksi.
Manipulasi Data adalah tugas yang berupa pengubahan data menjadi informasi. Manipulasi data meliputi:
·      Classification, identifikasi dan pengelompokan data menggunakan pengkodean terhadap catatan transaksi.
·      Sorting, penyusunan sesuai urutan tertentu berdasarkan kode atau elemen data lainnya.
·      Calculating, operasi aritmetika dan logika yang dilakukan pada eleem data.
·      Summarizing, penyimpulan data sehingga dihasilkan total, rata-rata dan lain-lain.
Penyimpanan Data
Data yang telah dicatat kemudian disimpan dalam media penyimpanan sekunder, dan diintegrasikan secara logis dalam bentuk database.
Penyediaan Dokumen
SIA menghasilkan informasi untuk individu atau organisasi baik didalam maupun diluar perusahaan, yang dipicu oleh dua hal, yaitu:
·       Tindakan, yaitu output yang dihasilkan jika terjadi sesuatu.
·       Waktu, yaitu output yang dihasilkan pada saat tertentu.
Karakteristik SIA :
·       Melaksanakan tugas yang diperlukan.
·       Berpegang pada prosedur yang relatif standar.
·       Menangani data yang rinci.
·       Berfokus pada historis.
·       Menyediakan informasi pemecahan masalah minimal.
Peran SIA Dalam CBIS :
·      SIA menghasilkan beberapa output informasi dalam bentuk laporan akuntansi standar.
·       SIA menyediakan database yang lengkap untuk digunakan dalam pemecahan masalah.
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN (SIM)
Adalah suatu sistem berbasis database komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai dengan kebutuhan yang serupa. Para pemakai biasanya membentuk suatu entitas formal perusahaan atau subunit dibawahnya,
Sumber daya SIM
Informasi menjelaskan perusahaan atau salah satu sistem perusahaan tentang apa yang telah terjadi di masa lalu, apa yang sedang terjadi sekarang, dan apa yang mungkin terjadi di masa yang akan datang. Informasi tersebut tersedia didalam laporan periodik, laporan khusus, dan hasil simulasi matematika, output informasi tersebut digunakan manajer saat mereka membuat keputusan untuk pemecahan masalah.
Semua informasi tersebut memiliki karakteristik yang sama untuk bidang area fungsional (marketing, manufaktur, sdm, dan keuangan), level manajemen (operational, manajerial, dan strategis), dan user (manajer atau non manajer) SIM informasi memperoleh data dari database, dimana database tersebut berisi data dan informasi dari SIA dan dari lingkungan.
Suatu SIM bisa juga merupakan suatu sistem informasi antar organisasi (IOS) jika SIM terkoneksi dengan SIM pada perusahaan lain misalnya dengan Suplier.
SIM dan SIA
SIM menggunakan data yang disediakan SIA dalam database, dan informasi lain yang berasal dari lingkungan. Isi dari database tersebut digunakan oleh software untuk membuat laporan periodik dan laporan khusus, serta model matematika untuk mensimulasikan aspek operasi perusahan, Berbeda dengan SIA, SIM tidak berkewajiban menyediakan informasi bagi lingkungan.

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN (Decision Support System)
Dalam upaya memecahkan masalah seorang problem solver akan banyak membuat keputusan. Keputusan harus diambil untuk menghindari atau mengurangi dampak negatif atau untuk memanfaatkan peluang.
Keputusan terbagi menjadi:
·       Keputusan terprogram, bersifat berulang dan rutin.
·       Keputusan tak terprogram, bersifat baru dan tidak terstruktur, tidak ada metode pasti untuk menanganinya karena belum pernah terjadi sebelumnya.
Manajer melakukan empat tahap pengambilan keputusan, yaitu:
·      Kegiatan Intelejen, mengamati lingkungan untukmencari kondisi yang perlu diperbaiki.
·      Kegiatan Merancang, menemukan, mengembangkan, dan menganalisis berbagai alternatif tindakan yang mungkin.
·      Kegiatan Memilih, memilih salah satu rangkaian tindakan diantara alternatif.
·      Kegiatan Review, menilai pilihan-pilihan yang lalu.

Jenis DSS
Jenis pertama hanya memungkinkan manajer mengambil elemen keputusan, seperti bertanya berapa jumlah penjualan wilayah X.
·      Jenis kedua menungkinkan memperoleh laporan khusus dari suatu file, misalnya laporan persediaan.
·      Jenis ketiga memungkinkan manajer mendapat laporan yang berasal dari berbagai file, seperti laporan laba rugi.
·      Jenis keempat memungkinkan manajer melihat dampak-dampak berbagai keputusan. Misalnya perubahan harga produk dan implikasinya terhadap keuntungan.
·      Jenis kelima memungkinkan manajer menerima usulan keputusan, misalnya memperolah harga jual optimal yang diproleh dari sebuah model matematika.
·      Jenis keenam adalah DSS yang mampu memberikan keputusan, misalnya komputer yang memutuskan besarnya premi untuk nasabah berusia dibawah 25, bekerja di Trans Am, Tinggal Di Houston dll.
Tiga DSS pertama cukup dengan menggunakan database query, sedangkan tigaterakhir harus menyertakan model matematika.
Tujuan DSS :
·      Membantu manajer membuat keputusan untuk pemecahan masalah semi terstruktur.
·      Mendukung penilaian manajer bukan mencoba menggantikannya.
·      Meningkatkan efektifitas pengambilan keputusan manajer dari pada efisiensinya.

SISTEM PAKAR (ES)
Sistem pakar (Expert System) adalah sebuah sistem informasi yang memiliki intelegensia buatan (Artificial Intelegent) yang menyerupai intelegensia manusia. Sistem pakar mirip dengan DSS yaitu bertujuan menyediakan dukungan pemecahan masalah tingkat tinggi untuk pemakai. Perbedaan ES dan DSS adalah kemampuan ES untuk menjelaskan alur penalarannya dalam mencapai suatu pemecahan tertentu. Sangat sering terjadi penjelasan cara pemecahan masalah ternyata lebih berharga dari pemecahannya itu sendiri.
Karakteristik Sistem Pakar :
·         Memiliki kemampuan belajar atau memahami masalah dari pengalaman.
·         Memberikan tanggapan yang cepat dan memuaskan terhadap situasi baru.
·         Mampu menangani masalah yang kompleks (semi terstruktur).
·         Memecahkan masalah dengan penalaran.
·         Menggunakan pengetahuan untuk menyelasaikan masalah.
Bagian Sistem Pakar
User Interface, adalah bagian yang memungkinkan manajer mamasukan instruksi dan informasi kedalam dan menerima informasi dari sistem pakar.
1. Input terdapat empat metode yaitu
·         Menu
·         Commands
·         Natural Languange
·         Customized Interfaces
2. Output Sistem Pakar , antara lain:
·         Penjelasan dari pertanyaan
·         Penjelasan dari penyelesaian masalah
3. Knowledge Base, adalah bagian yang memuat fakta-fakta yang menjelaskan area masalah, dan juga teknik menerangkan masalah yang menjelaskan bagaimana fakta-fakta tersebut cocok satu dengan yang lain dalam urutan yang logis. Istilah problem domain digunakan untuk menjelaskan area masalah.
4. Interference Engine, adalah bagian dari sistem pakar yang melakukan penalaran dengan menggunakan isi knowledge base berdasarkan urutan tertentu. Selama konsultasi, interference engine menguji aturan-aturan satu persatu dan ketika kondisi benar naka satu tindakan diambil.
5. Development Engine, adalah alat yang digunakan untuk menciptakan sistem pakar, dalam hal ini dua alat yang biasa digunakan adalah bahasa pemrograman dan ES shell.
Contoh Sistem Pakar
·      XSEL, Sistem pakar yang bertindak sebagai asisten penjual di agen penjualan komputer DEC, yang membantu pelanggan memilih komputer yang sesuai dengan kebutuhannya.
·      MYCIN, Sistem pakar yang dikembangkan di Stanford University tahun 19870-an dengan tujuan membantu petugas medis dalam mendiagnosa penyakit yang disebabkan bakteri.
·       PROSPECTOR, Sistem yang diciptakan Richard Duda, Peter Hard, dan Rene Reboh tahun 1978 yang menyediakan kemampuan seorang ahli geologi.

AUTOMASI KANTOR (OA)
Automasi kantor kini disebut dengan istilah kantor virtual, mencakup semua sistem elektronik formal dan informal terutama berkaitan dengan komunikasi informasi ke dan dari orang –orang didalam maupun diluar perusahaan. Pengguna OA dibagi menjadi empat kategori yaitu:
·      Manajer, yang bertanggung jawab dalam mengelola sumber daya perusahaan.
·      Profesional, tidak mengelola tetapi menyumbangkan keahlian khusus yang membedakan mereka dengan sekretaris dan pegawai administrasi.
·      Sekretaris, ditugaskan untuk membantu pekerja terdidik (Manajer & Profesional) untuk melaksanakan berbagai tugas korespondensi, menjawab telepon, dan mengatur jadwal pertemuan.
·      Pegawai Administrasi, melaksanakan tugas-tugas untuk sekretaris, seperti mengioperasikan mesin fotokopi, menyususn dokumen, menyimpan dokumen, dan mengirim surat.
Tujuan OA :
·      Menghindari Biaya, komputer tidak dapat menggantikan pegawai saat ini, tetapi setidaknya menunda penambahan poegawai yang diperlukan untuk menangani penambahan beban kerja,
·      Pemecahan Masalah kelompok, memberikan kontribusi untuk komunikasi antar manajer
·      Pelengkap, OA tidak dapat menggantikan komunikasi interpersonal tradisional seperti tatap muka, percakapan telepon, tulisan memo, dan sejenisnya, tetapi OA bersifat melengkapi sehingga jika dikombinasikan dengan media tradisional akan memberikan sinergi.
Aplikasi OA :
·    Word Processing
·    E-Mail
·    Voice Mail
·    Electronic Calendaring
·    Audio Conferencing
·    Video Conferencing
·    Computer Conferencing
·    Facsimile
·    Videotex
·    Imaging
·    Desktop Publishing


Kejahatan Dalam Komputer

1. Kejahatan dalam dunia komputer

Kejahatan Bidang TI dapat dibagi menjadi dua (Heru Sutadi, 2003), yaitu :
1. Kejahatan yang menggunakan TI sebagai FASILITAS
Contoh:
pembajakan, pornografi, pemalsuan dan pencurian kartu kredit, penipuan lewat e-mail, penipuan dan pembobolan rekening bank, perjudian online, terorisme, situs sesat, Isu SARA dll

Kejahatan yang menjadikan sistem dan fasilitas TI sebagai SASARAN.
Contoh :
pencurian data pribadi, pembuatan dan penyebaran virus komputer, pembobolan situs, cyberwar dll

Cybersquatting and Typosquatting
Cybersquatting merupakan kejahatan yang dilakukan dengan mendaftarkan domain nama perusahaan orang lain dan kemudian berusaha menjualnya kepada perusahaan tersebut dengan harga yang lebih mahal. Pekerjaan ini mirip dengan calo karcis. Typosquatting adalah kejahatan dengan membuat domain plesetan yaitu domain yang mirip dengan nama domain orang lain, biasanya merupakan nama domain saingan perusahaan.

1. Cybercrime berdasarkan JENIS AKTIFITAS
a. Unauthorized Acces
Kejahatan yang terjadi ketika seseorang memasuki atau menyusup ke
dalam suatu sistem jaringan komputer sedara tidak sah, tanpa izin atau tanpa sepengetahuan dari pemilik sistem jaringan komputer yang dimasukinya, contoh : Probing dan Port Scanning

b. Illegal Contents
Kejahatan yang dilakukan dengan memasukkan data atau informasi ke internet tentang sesuatu hal yang tidak benar, tidak etis, dan dapat dianggap melanggar hukum atau mengganggu ketertiban umum,
contoh : penyebarluasan pornografi, isu-isu / fitnah terhadap individu ( biasanya public figure).

c. Penyebaran virus secara sengaja
d. Data Forgery
Kejahatan yang dilakukan dengan tujuan memalsukan data pada dokumen-dokumen penting yang ada di internet, biasanya dimiliki oleh institusi atau lembaga yang memiliki situs berbasis web database.

e. Cyber Espionage, Sabotage and Extortion
Cyber Espionage merupakan kejahatan yang memanfaaatkan jaringan internet untuk melakukan kegiatan mata-mata terhadap pihak lain, dengan memasuki sistem jaringan komputer pihak sasaran. Sabotage and Extortion merupakan jenis kejahatan yang dilakukan dengan membuat gangguan, perusakan atau penghancuran terhadap suatu data, program komputer atau sistem jaringan computer yang terhubung dengan internet.

f. Cyberstalking
Kejahatan yang dilakukan untuk mengganggu atau melecehkan seseorang dengan memanfaatkan komputer, misalnya dengan melakukan teror melalui pengiriman e-mail secara berulang-ulang tanpa disertai identitas yang jelas.

g. Carding
Kejahatan yang dilakukan untuk mencuri nomor kartu kredit milik orang lain dan digunakan dalam transaksi perdagangan di internet.

h. Hacking dan Cracking
Hacker sebenarnya memiliki konotasi yang netral, namun bila kemampuan penguasaan sistem komputer yang tinggi dari seorang hacker ini disalah-gunakan untuk hal negatif, misalnya dengan melakukan perusakan di internet maka hacker ini disebut sebagai cracker. Aktifitas cracking di internet meliputi pembajakan account milik orang lain,
pembajakan situs web, probing, penyebaran virus, hingga pelumpuhan target sasaran ( menyebabkan hang, crash).

j. Hijacking
Hijacking merupakan kejahatan pembajakan terhadap hasil karya orang lain, biasanya pembajakan perangkat lunak (Software Piracy).

k. Cyber Terorism
Kejahatan yang dilakukan untuk mengancam pemerintah atau warga negara, termasuk cracking ke situs pemerintah atau militer.

2. Cybercrime berdasarkan MOTIF KEGIATAN

a. Cybercrime sebagai tindakan murni kriminal
Kejahatan ini murni motifnya kriminal, ada kesengajaan melakukan kejahatan, misalnya carding yaitu pencurian nomor kartu kredit milik orang lain untuk digunakan dalam bertransaksi di internet.

b. Cybercrime sebagai kejahatan “abu-abu”
Perbuatan yang dilakukan dalam jenis ini masuk dalam “wilayah abuabu”, karena sulit untuk menentukan apakah hal tersebut merupakan kriminal atau bukan mengingat motif kegiatannya terkadang tidak dimaksudkan untuk berbuat kejahatan, misalnya Probing atau portscanning yaitu tindakan pengintaian terhadap sistem milik orang lain dengan mengumpulkan informasi sebanyak mungkin, namun data yang diperoleh berpotensi untuk dilakukannya kejahatan.

3. Cybercrime berdasarkan SASARAN KEJAHATAN
a. Cybercrime yang menyerang individu (Against Person )
Jenis kejahatan ini sasaran serangannya adalah perorangan / individu yang memiliki sifat atau kriteria tertentu sesuai tujuan penyerangan tersebut, contoh : Pornografi, Cyberstalking, Cyber-Tresspass.

b. Cybercrime menyerang Hak Milik ( Against Property )
Kejahatan yang dilakukan untuk mengganggu atau menyerang hak milik orang lain, contoh : pengaksesan komputer secara tidak sah, pencurian informasi, carding, cybersquatting, typosquatting, hijacking, data forgery.

c. Cybercrime Menyerang Pemerintah ( Against Government )
Kejahatan ini dilakukan dengan tujuan khusus penyerangan terhadap pemerintah, contoh : cyber terorism, craking ke situs resmi pemerintah.


2. Contoh Web E-commerce

PT. AIR MEDIA PERSADA atau lebih dikenal dengan AIR MEDIA adalah Perusahaan dengan Badan Hukum yang bergerak dalam bidang Layanan Teknologi Informasi, dengan fokus padaPembuatan Software Sistem Informasi Manajemen , Web Desain, Pengadaan Hardware, Networking/Jaringan serta Training di bidang Teknologi Informasi pada umumnya atau biasa lebih dikenal sebagaiSoftware House yang memberikan layanan yang berkaitan dengan teknologi informasi Website e-commerce/online shop ditujukan bagi Perusahaan/Personal yang ingin menjual Produk/Jasanya secara Online/melalui Internet (Toko Online). Dengan catalog product dan shopping cart yang professional, barang dan jasa yang dijual dapat dipresentasikan secara baik pada customer dengan template web commerce khusus, yang dapat membuat tampilan web lebih menarik pembeli/customer untuk membeli/menggunakan suatu produk/jasa.
Sistem pemesanan/pembelian/pembayaran dapat dirancang sesuai dengan keinginan. Berikan materi pada Air Media, selanjutnya akan diberikan web yang dapat meningkatkan image, bahkan penjualan produk/jasa.

Kelebihan :
1. Website menggunakan CMS Professional.
2. Free Template Premium (Member dari beberapa Premium Template berlevel Internasional).
3. Website berbasis PHP-AJAX-MySQL.
4. Fitur/menu website dapat di-customize sesuai kebutuhan dan keinginan pengguna.
5. Menu & Halaman Web yang tidak terbatas (Unlimited).
6. Free Entri content awal website.
7. Free Pendaftaran Domain (.co.id/.com/.net).
8. Free Hosting (150MB untuk 1 tahun).
9. Free Pendaftaran ke beberapa SearchEngine.
10. Setup Email Account (namaanda@domainanda) up to 5-7GB/user (s.d. 500 user) via Google Mail.
11. Layanan Integrasi/Migrasi Database dari web/sistem lain.
12. Free Instalasi & Konfigurasi hingga Online.
13. Free Buku Manual Penggunaan.
14. Free Pelatihan Pengguna/Administrator Website.
15. Garansi Sistem dan Free Pendampingan.
Kekurangan:
Account hanya menggunakan google mail

Alternatif Pembayaran :
Pembayaran dilakukan secara bertahap/termin secara cash atau transfer via rekening, sesuai dengan progress/kemajuan pekerjaan yang diberikan kepada konsumen.

A.Penjelasan promosi :

Kami menawarkan solusi untuk eCommerce yang dapat anda peroleh : osCommerce
osCommerce adalah sebuah solusi unuk e-commerce anda yang dikembangkan oleh komunitas open source. Feature yang ditawarkan pada saat instalasi memberikan pemilik toko untuk melakukan setup, menjalankan, dan mengelola toko onlinenya dengan mudah dan tidak membutuhkan biaya untuk membeli lisensi program tersebut.

Aplikasi Shopping cart adalah aplikasi yang populer, menarik untuk disesuaikan dengan keinginan anda, dan secara pemrograman membutuhkan aplikasi CGI yang dipakai dalam Website.

Aplikasi ini memberikan perusahaan untuk menampilkan produk-produk yang dimiliki secara online sehingga konsumennya dapat dengan cepat dan mudah mencari dan memesan produk-produk yang diinginkannya. Dikarenakan oleh gudang yang dipakai adalah secara virtual dan staff bagian penjualan telah dilakukan secara otomatis, maka toko secara virtual pilihan yang sangat menguntungkan bagi banyak perusahaan kecil dan menengah untuk mendapatkan akses menuju pasar global.

Toko online dapat juga mendukung perusahaan berskala besar dengan outlet alternatif bagi produk mereka demi menjaga keberadaan produk mereka di pasaran.
Lebih lanjut, para pelanggan mendapatkan keuntungan dari proses browsing yang dinamis serta dapat disesuaikan.
Daripada melakukan transaksi melalui mail order catalog, telpon 1-800 dan melalui fax (atau lebih buruk jika memakai sistem email), seorang pelanggan hanya membutuhkan website dari toko favoritnya, memilih bagian yang disukainya, memilih produk yang diinginkannya dan memasukkannya ke dalam virtual shopping cart, memasukkan informasi mengenai pengiriman melalui saluran internet yang aman.
Pada dasarnya, kami menginginkan para pengguna melakukan tidak lebih dari memilih gambar atau tulisan dalam membeli sebuah produk.

B. Kelebihan :
1.      web Site Hosting dan Mail Services € 3 perbulan
2.      Registrasi Nama Domain plus Pelayanan Premium DNS € 9 pertahun
3.      Search Engine Promotion dan Cek Ranking website, Validasi Link, Analisa Keyword & Meta Tag Spider
4.      Search Engine Tool & Dan lain-lain
5.      True Form Mailer True Form mailer nomer 1 di dunia dengan pembuat WYSIWYG template otomatis
6.       Kami memberikan nilai tambah pada Pelayanan Premium Web Hosting dengan menggunakan Server Redhat Linux dengan layanan penuh selama 24/7/365 personal eMail & bantuan melalui telepon

Beberapa Keunggulan lain:
Kemampuan:>99% Uptime
Data Statistik Server
eMail to SMSalert
Meta Spider dan Link Validator, termasuk analisa keyword
dan banyak lagi.

Harga & Produk untuk Linux Web Hosting sangat kompetitif dan kami juga memberikan layanan Hosting secara premium denagn biaya mulai dari € 1 perbulan.
Juga diberikan pelayanan Premium eMail & Personal eMailaccounts tanpa iklan, dedicated Servers, Layanan kontrak untuk System Maintenance, Layanan bagi Webmaster dan Layanan untuk Publishing.
Untuk Promosi Web dan Marketing CandiNet menangani Promosi Website termasuk:
- Search Engine Advertising Campaigns with Google, Yahoo, Overture and others
- Pendaftaran di Search Engine (satu kali atau secara periode)
- Memvalidasi dan meningkatkan ranking website anda pada Search Engine
- Pembuatan dan pengembangan toko online & Shopping Cart system.
- Pelayanan proses pembayaran secara online.
- Mendisain strategi pemasaran sesuai dengan kebutuhan anda.
Untuk eCommerce, Online Stores & CyberCash :
- Kami membantu pelanggan kami untuk menemukan software yang tepat untuk memulai eBiz.
- Kami dapat membantu anda agar website anda dapat menerima pembayaran menggunakan kartu kredit.
Silahkan mencoba menggunakan software yang sederhana dan efisien secara Gratis
Untuk Website Design :
-Web Design ala Carte dengan harga yang kompetitif dapat anda peroleh melalui partner kami.
Untuk Administrasi Web Server & Troubleshooting :
- Apakah anda menjalankan Web Server anda sendiri (Linux/Apache) dan memerlukan bantuan dari professional sewaktu-waktu? Kami menawarkan pelayanan profesional dengan harga murah.
Informasi Website dan Konsultasi Online Business :
- Segala sesuatu yang ingin anda ketahui mengenai Internet, World Wide Web, bagaimana cara memperoleh dan menjaga Website anda, bagaimana memulai bisnis berbasis Web atau sebuah WebShop: Silahkan pertanya kami!
Sebelum anda mulai untuk mengeluarkan uang, silahkan bertanya pada CandiNet untuk memperoleh proposal.





Anggota : *Yuni Astuti (38110770)
                *Candra Permatasari (31110510)

E-Commerce

Pengertian E-Commerce
Electronic Commerce (Perniagaan Elektronik), sebagai bagian dari Electronic Business (bisnis yang dilakukan dengan menggunakan electronic transmission), oleh para ahli dan pelaku bisnis dicoba dirumuskan definisinya. Secara umum e-commerce dapat didefinisikan sebagai segala bentuk transaksi perdagangan/perniagaan barang atau jasa (trade of goods and service) dengan menggunakan media elektronik. Jelas, selain dari yang telah disebutkan di atas, bahwa kegiatan perniagaan tersebut merupakan bagian dari kegiatan bisnis. Kesimpulannya, “e-commerce is a part of e-business”.

Keuntungan E-Commerce bagi Customer :
  • Electronic commerce memungkinkan pelanggan untuk berbelanja atau melakukan transaksi lain selama 24 jam sehari sepanjang tahun dari hampir setiap lokasi.
  • Electronic commerce meemberikan lebih banyak pilihan kepada pelanggan; mereka bisa memilih berbagai produk dari banyak vendor.
  • Electronic commerce menyediakan produk-produk dan jasa yang tidak mahal kepada pelanggan dengan cara mengunjungi banyak tempat dan melakukan perbandingan secara cepat.
  •  Dalam beberapa kasus, khususnya pada produk-produk yang digitized, EC menjadikan pengiriman menjadi sangat cepat.
  •  Pelanggan bisa menerima informasi relevan secara detail dalam hitungan detik, bukan lagi hari atau minggi.
  • Electronic commerce memungkinkan partisipasi dalam pelelangan maya (virtual auction).
  • Electronic commerce memberi tempat bagi para pelanggan untuk berinteraksi dengan pelanggan lain di electronic community dan bertukar pikiran serta berbagai pengalaman.
  • Electronic commerce memudahkan persaingan, yang pada akhirnya akan menghasilkan diskon secara substansial.


Kendala-kendala E-Commerce
            Pada survei tahun 1996, 60% perusahaan yang memberikan respons menunjukan bahwa mereka belum mengimplementasikan e-commerce dan tidak memiliki rencana untuk melakukannya dalam waktu tiga tahun ke depan. Bahkan pada tahun 2004, Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa hanya 2,3% dari seluruh penjualan ritel kuartal keempat dilakukan dalam bentuk e-commerce. Perusahaan yang telah mengimplementasikan sistem menggunakannya terutama untuk melakukan transaksi dengan pemasok dan pelanggan (pada tinggkat sekitar 90%), dan proses-proses utama yang berhubungan dengan proses pembelian, transfer pembelian, pembayaran dan faktur. Kendala-kendala yang dihadapi oleh perusahaan dalam menghadapi e-commerce :
1.      Biaya yang tinggi;
2.      Kekhawatiran akan masalah keamanan;
3.       Peranti lunak yang belum mapan atau belum  tersedia.

Dalam banyak kasus, sebuah perusahaan e-commerce bisa bertahan tidak hanya mengandalkan kekuatan produk saja, tapi dengan adanya tim manajemen yang handal, pengiriman yang tepat waktu, pelayanan yang bagus, struktur organisasi bisnis yang baik, jaringan infrastruktur dan keamanan, desain situs web yang bagus, beberapa faktor yang termasuk:
1.      Menyediakan harga kompetitif
2.      Menyediakan jasa pembelian yang tanggap, cepat, dan ramah.
3.      Menyediakan informasi barang dan jasa yang lengkap dan jelas.
4.      Menyediakan banyak bonus seperti kupon, penawaran istimewa, dan diskon.
5.      Memberikan perhatian khusus seperti usulan pembelian.
6.      Menyediakan rasa komunitas untuk berdiskusi, masukan dari pelanggan, dan lain-lain.
7.      Mempermudah kegiatan perdagangan

B2C adalah bisnis yang melayani konsumen seperti layaknya bisnis konvensional biasa (toko), namun medianya diganti dengan menggunakan Internet. Konsumen dapat memesan barang dari vendor tertentu dengan mengakses situs resmi vendor tersebut dan melakukan transaksi menggunakan kartu kredit atau cara pembayaran lain yang telah disepakati (biasanya transfer ke rekening vendor).  Contoh B2C yang sangat terkenal adalah toko buku virtual Amazon.

Mekanisme E-Commerce
  • Pembeli yang hendak memilih belanjaan yang akan dibeli bisa menggunakan ‘shopping cart’untuk menyimpan data tentang barang-barang yang telah dipilih dan akan dibayar. Konsep ‘shopping cart’ini meniru kereta belanja yang biasanya digunakan orang untuk berbelanja di pasar swalayan. ‘Shopping cart’biasanya berupa formulir dalam web, dan dibuat dengan kombinasi CGI, database, dan HTML. Barang-barang yang sudah dimasukkan ke shopping cart masih bisa di-cancel, jika pembeli berniat untuk membatalkan membeli barang tersebut.
  • Jika pembeli ingin membayar untuk barang yang telah dipilih, ia harus mengisi form transaksi. Biasanya form ini menanyakan identitas pembeli serta nomor kartu kredit. Karena informasi inibisa disalahgunakan jika jatuh ke tangan yang salah, maka pihak penyedia jasa e-commerce telah mengusahakan agar pengiriman data-data tersebut berjalan secara aman, dengan menggunakan standar security tertentu.
  • Setelah pembeli mengadakan transaksi, retailer akan mengirimkan barang yang dipesan melalui jasa pos langsung ke rumah pembeli. Beberapa cybershop menyediakan fasilitas bagi pembeli untuk mengecek status barang yang telah dikirim melalui internet.

up